PBB Cuekin Permintaan Pengamat Pemilu Sri Lanka

7 Januari 2010

WASHINGTON - Perserikatan Bangsa-Bangsa telah menolak permintaan dari Sri Lanka untuk mengirim pengamat untuk memantau pemilihan presiden akhir bulan ini.

Dalam pemilu tersebut, calon incumbent Presiden Mahinda Rajapaksa akan bersaing melawan 21 rivalnya pada 26 Januari mendatang. Ini adalah pemilu yang pertama sejak pemerintahan yang hancur oleh pemberontakan separatis Macan Tamil.

Juru bicara PBB Martin Nesirky mengatakan, komisioner pemilihan Sri Lanka dan pemerintah telah meminta badan dunia itu untuk mempertimbangkan mengamati pemilu. “Mengingat terbatasnya waktu yang tersedia dan karena pengamatan pemilihan PBB memerlukan mandat dari Majelis Umum atau Dewan Keamanan, kami menyatakan tidak bisa memberikan
pengamat,” kata Nesirky.

Perserikatan Bangsa-Bangsa tidak mengirimkan pengamat untuk memantau suatu pemilihan di negara manapun selama setidaknya 10 tahun terakhir, meskipun meeka telah memberikan bantuan teknis untuk pemungutan suara di beberapa
bangsa seperti yang terbaru di Afganistan.

Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki Moon telah mengunjungi Sri Lanka setelah akhir perang melawan seperatis. Beberapa kritikus mengatakan kunjungi itu dapat dilihat sebagai dukungan atas kemenangan pemerintah militer. @Sumber:Kompas.com

Tuliskan Komentar Anda

Filled Under: Internasional
Banner
Koran Banten
Krakatau Stell
Speedy