Tantangan Makin Berat dan Kompleks.. PKK agar Pertajam Program Pemberdayaan Ekonomi

7 Januari 2010

Gianyar - Mengingat tantangan ke depan yang makin berat dan kompleks maka gerakan PKK harus mempertajam sejumlah program pemberdayaan ekonomi keluarga. Hal ini dapat dilakukan melalui aktivitas yang kreatif, inovatif dan produktif.

Hal tersebut terungkap pada kegiatan peringatan HUT ke-37 kesatuan gerak PKK Provinsi Bali tahun 2009, yang dipusatkan di wantilan Pura Puseh dan Desa Pakraman Batuan, Sukawati Gianyar, Rabu (6/1) kemarin.

Kegiatan peringatan PKK yang dihadiri oleh Gubernur Bali Made Mangku Pastika, jajaran muspida Provinsi Bali, Wali Kota Denpasar dan Bupati Gianyar, serta perwakilan bupati se-Bali ini juga dirangkai dengan penutupan posyandu paripurna dan posyandu lansia.

Kegiatan HUT kesatuan gerak PKK kali ini mengambil tema ”Melalui Hari Kesatuan Gerak PKK Kita Tingkatkan Kinerja Tim Penggerak PKK Dalam Upaya Mewujudkan Keluarga Sehat Sejahtera”.

Serangkaian kegiatan peringatan hari kesatuan gerak PKK ini telah dilakukan persiapan sejak tiga bulan lalu. Beberapa kegiatan dan lomba dilaksanakan di masing-masing daerah dengan puncak acara penyerahan hadiah dilakukan pada hari peringatan kesatuan gerak PKK. Acara tersebut juga dimeriahkan dengan stan pameran hasil produksi dari TP PKK Kecamatan Se-Kabupaten Gianyar, pameran lukisan hasil kreasi anak-anak pemenang lomba melukis, serta senam lansia hasil binaan TP PKK Provinsi.

Ketua panitia HKG PKK, Nyonya Sunendra menyebutkan bahwa puncak penyelenggaraan HKG PKK Provinsi setiap tahun diselenggarakan secara bergiliran di kabupaten-kabupaten di Bali, dan untuk tahun 2009 dipilih Gianyar sebagai tempat penyelenggaraan peringatan HKG ke-37. Kegiatan ini bertujuan, untuk memasyarakatkan gerakan PKK sebagai gerakan pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga.

Hal senada juga disampaikan Nyonya Ayu Pastika yang membacakan sambutan Ketua umum TP PKK. Sementara Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengungkapkan bahwa dengan dengan luasnya jangkauan program PKK, maka melalui optimalisasi peran dan fungsi kelompok dasawisma diharapkan eksistensinya akan turut mendukung dan mensukseskan berbagai program pemberdayaan keluarga dan masyarakat yang diluncurkan pemerintah.

Sebagai sebuah gerakan sosial kemasyarakatan, PKK diharapkan dapat berperan maksimal dalam mengatasi permasalahan, seperti meningkatnya kenakalan remaja, seks bebas, kriminalitas, persoalan gender, KDRT, penyalahgunaan obat terlarang, dan masalah sosial lainnya. Bahkan, dengan besarnya tantangan global ke depan, diharapkan PKK lebih mempertajam program perbedayaan ekonomi masyarakat.@Sumber:Balipost.com

Tuliskan Komentar Anda

Filled Under: Info Bali
Banner
Koran Banten
Krakatau Stell
Speedy