Gunung Agung Masih Berpotensi Meletus, Begini Alasannya
Saat ini Gunung Agung tercatat masih dalam dominasi hembusan dan tremor harmonik berdasarkan pemantauan perkembangan aktivitas Gunung Agung yang dirilis oleh PVMBG.

Dilansir dari Berita Bali, hasil pengamatan yang berlangsung dari tanggal 9-10 Juli 2018, total jumlah hembusan sebanyak 19 kali dan Tremor Harmonik sebanyak 10 kali dengan durasi terpanjang 50 sampai 370 detik.

Dalam pengamatan tersebut juga terekam Tremor Non-harmonik sebanyak 3 kali, Vulkanik Dalam sebanyak 1 kali, Vulkanik Dangkal sebanyak 1 kali, Tektonik lokal sebanyak 1 kali dan Tektonik jauh sebanyak 2 kali.

Penjelasan dari Kasubid Mitigasi Gunung Api Wilayah Timur, Dr. Devi Kamil Syahbana soal kembalinya gempa tremor dari Gunung Agung dikarenakan masih adanya aliran fluida magma pada kedalaman dangkal gunung.

Hingga saat ini pihaknya masih belum mengetahui secara pasti, apakah aliran magma ini merupakan manifestasi lava yang mengalir keluar atau tidak.

Namun, jika melihat aktivitas gunung yang masih sering mengalami aktivitas tremor harmonik, Gunung Agung kemungkinan akan mengalami erupsi lagi. Oleh karena itu dari pihak Mitigasi Gunung Agung dan pihak PVMBG akan tetap siap siaga untuk kemungkinan terburuk yang terjadi.

Apakah statusnya akan naikmenjadi waspada? Kita tunggu saja laporan ter-update dari pihak Mitigasi Gunung Agung dan PVMBG.

YOUR REACTION?

Facebook Conversations




You may also like