Kebakaran Kapal di Pelabuhan Benoa Hampir Makan Korban Jiwa
Senin, 9 Juli 2018 tepatnya pukul 02.00 WITA, sebuah peristiwa kebakaran yang terjadi pelabuhan Benoa, Bali. Hingga siang ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama kepolisian masih berusaha melakukan pemadaman. Upaya pemadaman pun dilakukan dengan melibatkan 11 mobil pemadam kebakaran.

Akibat angin yang kencang dan minimnya ketersediaan keran air khusus pemadam, proses pemadaman ini menjadi sedikit mengalami kendala. Hingga saat ini jumlah kapal yang sudah dilahap sama si jago merah berjumlah 39 unit.

Sementara itu, dilansir dari Berita Bali, salah satu seorang pegawai kapal yang berhasil selamat dari kobaran, yaitu Supriyanto mengatakan, kalau ia tertidur pada pukul 00.00 WITA, tiba-tiba saat menjlang pukul 01.55 WITA, dia terbangun lantaran melihat api yang sudah membakar hangus kamar mesin dan Supriyanto pun langsung loncat menyelamatkan diri.

Kemudian api semakin membesar di Kapal Cilacap Jaya Karya, tempat Supriyanto bekerja. Akibat tiupan angin kencang, api kemudian menjalar ke kapal yang saling berdempetan. Kapal ikan  PT. Intimas Surya dan PT. Bandar Nelayan pun menjadi korban.

Hingga saat ini penyebab terjadinya kebakaran tersebut masih belum bisa dipastikan, mengingat kebakaran ini terjadi pada waktu tengah malam dan saksi mata, yaitu Supriyanto sedang berada di dalam kapal.

Semoga pihak Pemerintah Bali dan Pelabuhan Benoa  segera bisa menyelesaikan kasus ini dengan cepat.

YOUR REACTION?

Facebook Conversations




You may also like