Pohon Imitasi di Jakarta yang tuai Permasalahan
Sekarang lagi maraknya berita di media sosial soal pohon imitasi karya Sudin Perindustrian dan Energi Jakarta Pusat.

Berdasarkan situs apbd.jakarta.go.id dalam News Detik, memang terdapat anggaran bernama pengadaan lampu hias pencahayaan kota milik Sudin Perindustrian dan Energi Jakarta Pusat dalam APBD Pemprov DKI tahun 2017, yaitu sebanyak Rp 1.425.087.180.

Anggaran dengan nama pengadaan lampu hias pencahayaan kota juga terdapat dalam APBD Pemprov DKI 2018. Anggarannya juga milik Sudin Perindustrian dan Energi Jakarta Pusat sebesar Rp 2.229.150.000.

Sebelumnya diberitakan, foto pohon imitasidi trotoar Jakarta jadi ramai dibahas di media sosial. Dari foto yang jad iviral di media sosial, pohon imitasi berwarna hijau tampak ada di sisi trotoar selebar 1 meter. Pejalan kaki harus melipir agar tidak menabrak pohon imitasi tersebut.

Namun beberapa foto memperlihatkan kalau pemasangan pohon tersebut hanya mengganggu para pejalan kaki yang melintas di sepanjang trotoar. Setelah foto itu menjadi viral, Dinas PE Jakarta Pusat mencopot pohon imitasi itu. Sekarang sudah tidak tampak lagi pohon imitasi tersebut. 

Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan, pemasangan pohon plastik yang menuai kehebohan di media sosial sebenarnya berawal dari inisiatif yang baik dari jajarannya.

Ia mengatakan, kalau pemasangan pohon ini merupakan inisiatif kepala Suku Dinas Perindustrian dan Energi Jakarta Pusat. Pohon itu adalah stok lama yang biasa dipasang saat perayaan hari besar seperti HUT DKI, Hari Kemerdekaan 17 Agustus,hingga malam tahun baru.

Sandiaga mengatakan akhirnya Kepala Dinas Perindustrian dan Energi meminta anak buahnya kembali mencopot pohon-pohon itu di sepanjang Jalan MH Thamrin dan Jalan Medan Merdeka Barat.

Sandiaga juga mengintruksikan para bawahannya agar nanti kedepan agar lebih matang lagi menetapkan sebuah kebijakan, agar tidak meresahkan warga Jakarta.

YOUR REACTION?

Facebook Conversations




You may also like