Urutan : Kuliner Sosis Tradisional Bali
Urutan adalah sosis tradisional Bali yang merupakan salah satu jenis lauk pauk yang dibuat dari usus dan daging serta bumbu.

Menu Urutan dibuat dari daging babi dan lemak yang dirajang dan dicampur dengan bumbu. Kuliner urutan ada dua jenis yaitu urutan yang dijemur di bawah sinar matahari (sosis terfermentasi) dan urutan yang setelah selesai dibuat langsung digoreng (sosis nonfermentasi). Urutan biasanya digoreng sampai berwarna kuning kecoklatan.

Kuliner urutan dikatakan mirip dengan sosis, namun jika dipahami lebih lanjut ada beberapa perbedaaannya, yaitu :

  • Jika sosis permukaanya halus, sedangkan urutan permukaanya lebih kasar.
  • Dari segi rasa, sosis rasanya manis, sedangkan urutan rasanya bumbu genep (bumbu campur)
  • dari segi pembuatan, sosis sapi di jemur dahulu di terik matahari kemudian di goreng, sedangkan urutan langsung di goreng.

Campuran daging serta bumbu rempah yang dikemas dalam usus ini, membuat urutan babi makin terasa gurih dengan rasa sarat dengan bumbu rempah. Tidak heran, urutan babi menjadi kuliner khas Bali dengan nilai ekonomis yang relatif tinggi serta merupakan lauk yang istimewa.

Urutan umumnya digunakan untuk sajian pada upacara keagamaan seperti hari Galungan dan Kuningan dan upacara adat, serta digunakan untuk hidangan bahkan telah dijual di warung warung nasi dan rumah makan yang menjual babi guling dan lawar Bali. Kuliner ini dapat bertahan lama yaitu sekitar 10 hari terutama bila dalam penyimpanannya direndam dalam minyak yang digunakan untuk menggoreng. Sedangkan urutan yang dikeringkan di bawah sinar matahari (sosis terfermentasi) bisa tahan 2 minggu asal proses pengeringannya baik.

Demikian ulasan mengenai Urutan : Kuliner Sosis Tradisional Bali. Cintai hidangan khas daerah sebagai rasa cinta kita kepada warisan leluhur. Semoga dapat bermanfaat ya.

YOUR REACTION?

Facebook Conversations




You may also like